Tampilkan postingan dengan label Recommended Book. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Recommended Book. Tampilkan semua postingan

Rabu, 30 Mei 2012

Your Guide to Travel to Raja Ampat and Sorong

Indonesia memang terkenal akan kekayaan alam dan potensi pariwisatanya. Salah satu buktinya adalah Raja Ampat. Kepulauan yang termasuk dalam wilayah administratif provinsi Papua Barat ini merupakan yang terbaik di dunia dalam hal kelengkapan flora dan fauna bawah lautnya. Tak ayal, Raja Ampat menjadi destinasi impian bagi para pelancong lokal maupun wisatawan mancanegara.

Namun, berkunjung ke Raja Ampat seakan hanyalah mimpi belaka, sebagian besar dari kita hanya bisa mengagumi keajaiban Raja Ampat lewat tayangan televisi atau video dokumenter. Biaya yang mahal selalu menghantui pikiran para pelancong untuk berkunjung kesana.

Buku Lost in Raja Ampat & Sorong ini hadir untuk menepis kecemasan tersebut. Buku ini berisi panduan lengkap mulai dari maskapai yang melayani rute penerbangan kesana, spot-spot pariwisata yang wajib dikunjungi hingga tips-tips agar pengeluaran dapat diminimalisasi.

Kepulauan Raja Ampat, adalah kesatuan empat gugusan pulau yang saling berdekatan. Jika dilihat di peta, Raja Ampat terletak di bagian barat Kepala Burung Pulau Papua. Berkunjung kesana, kita akan dimanjakan oleh kekayaan baharinya. Bagaimana tidak, menurut berbagai sumber, perairan kepulauan Raja Ampat merupakan satu dari sepuluh perairan terbaik di dunia. Kita akan dibuat terpesona oleh keindahan jajaran batu karang di tengah lautan dengan gradasi hijau dan birunya. Itulah sebabnya pecinta diving dan snorkling menjadikan Raja Ampat sebagai most wanted destination.

Rabu, 16 November 2011

Mengembalikan Kesakralan Seni Bali

 
Tulisan resensi pertamaku(so, mohon banget kritiknya) yang terbit di Koran Jakarta.

Pulau Bali selalu menarik untuk diceritakan dan ditulis. Sejak lama, film, novel, puisi ataupun lagu tentang Bali melenggang dengan manis di percaturan sastra maupun industri musik Indonesia. Kata "Bali" seakan menjadi jaminan sebuah karya diterima masyarakat, bermutu, serta bernilai komersial tinggi.

Konon, nama "Bali" mulai dikenal ketika resesi dahsyat yang melanda dunia Barat tahun 1930-an, sehingga membuat banyak orang melakukan perjalanan ke Timur. Salah satunya adalah Miguel Covarrubias. Kekagumannya akan Bali membuahkan Island of Bali yang kala itu merupakan buku terbaik yang pernah ditulis tentang pulau ini.